4 Langkah Mengasah Kecerdasan Anak sejak dini

Media 0
4 Langkah Mengasah Kecerdasan Anak sejak dini

 

Kecerdasan anak selama ini hanya ditinjau dari kecerdasan intelektualnya saja. Padahal ada salah satu sisi kecerdasan anak lainnya. Dibutuhkan keseimbangan yang pas antara kecerdasan intelektual dan juga kecerdasan emosional. Banyak pakar yang menyatakan, bahwa kecerdasan anak tidak hanya ditentukan oleh intelektualnya saja, namun emosional anak juga menjadi perhitungan penting.

Kecerdasan emosional anak dapat meliputi kemampuan anak dalam mengelola emosional mereka, kemampuan mengevaluasi, serta kemampuan mengekspresikan diri. Kecerdasan emosional anak berhubungan erat dengan hobi dan juga kemampuan berkomunikasi dengan orang lain.

Kecerdasan emosional ini alangkah baiknya jika dikembangkan dengan baik, karena ini berhubungan erat dengan sikap anak dengan lingkungan dan orang-orang di sekitar. Agar kecerdasan emosional anak lebih berkembang, simak beberapa kiat untuk mengasah kecerdasan anak.

4 Langkah Mengasah Kecerdasan Anak Sejak Dini

Mengenalkan Segala Jenis Perasaan

Proses pertumbuhan anak seringkali diiringi dengan munculnya emosi yang menyertainya. Anda perlu mengetahui emosi anak dan mengenalkannya akan emosi tersebut. Menunjukkan pada anak tentang apa yang dia rasakan.

Perlihatkan Empati

Mengasah kecerdasan anak juga dapat dilakukan dengan menunjukkan empati terhadap orang di sekitar. Empati merupakan perasaan peduli yang nantinya penting dikembangkan pada diri anak. Anak yang memiliki empati tinggi tentunya akan mudah diterima di masyarakat.

Ajarkan Cara Mengendalikan Emosi

Langkah selanjutnya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kecerdasan anak ialah dengan mengajari cara mengendalikan emosi. Penyaluran emosi yang tepat nantinya akan berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak. Jadi pastikan anak mampu mengendalikan emosinya dengan baik.

Ajarkan Menyelesaikan masalah

Meningkatkan kecerdasan anak selanjutnya dapat didukung dengan mengajarkannya menyelesaikan masalah. Ketika anak sedang berada dalam masalah yang sebenarnya sepele, anda dapat merangsangnya agar ia mampu menggali ide kreatif yang seharusnya muncul pada dirinya.

Terkadang pada situasi tertentu anda sebagai orang tua harus bertindak sebagai wasit atau pelatih saja, bukan harus ikut campur dalam masalah anak dengan temannya. Dengan begitu anak akan terbiasa menyelesaikan permasalahannya sendiri. Untuk mendapatkan informasi tentang pendidikan anak kunjungi web hermihidayati.com

Kecerdasan anak yang meliputi kecerdasan emosional ini sebenarnya mudah sekali dikendalikan orang tua. Asalkan pola asah dan asuh yang diberikan orang tua sudah pas pada diri anak. Sebagai orang tua anda juga wajib memberi contoh dalam kegiatan sehari-hari, termasuk kegiatan mengendalikan emosional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *