Apa Itu Reksadana Saham? Ini Penjelasan dan Cara Investasinya

Dalam waktu beberapa tahun terakhir, investasi reksadana memang terus menjadi pembicaraan hangat di tengah berbagai kalangan sebagai salah satu cara untuk mengembangkan pendapatan dengan cara yang pasif. Investasi reksadana sendiri bekerja dengan cara menghimpun dana para pemodal yang bergabung menjadi satu kemudian menyalurkannya ke berbagai instrumen investasi, yang mana kegiatannya dilakukan oleh manajer investasi (MI) secara profesional.

Investasi reksadana, apabila dikategorikan berdasarkan portofolionya, terbagi menjadi empat yaitu reksadana pasar uang, reksadana pendapatan tetap, reksadana saham, dan reksadana campuran, di mana timbal balik atau return tertinggi dimiliki oleh reksadana saham. Oleh karenanya, jenis reksadana yang satu ini dinilai paling menjanjikan.

Nah, artikel ini pas banget buat kamu yang sedang mengumpulkan informasi tentang reksadana saham, terkait penjelasan, keuntungan, hingga cara investasinya. Jadi, simak sampai akhir ya!

Investasi reksadana saham

Reksadana ini merupakan jenis reksadana yang menginvestasikan setidaknya 80% dana yang dikelola ke produk saham sehingga memiliki efek ekuitas. Sehingga nilai dari produk investasi terikat dengan pergerakan saham di pasar.

Return yang bisa diberikan oleh reksadana saham terbilang fantastis karena dapat mencapai angka 21% per tahun, berkali-kali lipat lebih tinggi dibandingkan jenis reksadana yang lainnya. Akan tetapi, tentunya nilai yang tinggi ini juga datang bersamaan dengan risiko yang tinggi pula karena dalam berinvestasi high risk high return sifatnya pasti. Sehingga, jenis reksadana yang satu ini cocok untuk investor dengan risiko profil agresif, yaitu penyuka risiko.

Perlu dipahami jika pergerakan saham dalam jangka waktu yang pendek memiliki fluktuasi tinggi, artinya dalam waktu singkat nilai saham berubah-ubah, dapat melesat tinggi kemudian merosot tajam. Sebaliknya, dalam jangka waktu yang panjang, misalnya lima tahun ke atas, pergerakan saham akan lebih stabil. Tidak main-main, dengan jangka waktu tersebut, return sebesar 100% bisa kamu dapatkan. Keuntungan ini sangat cocok untuk dimanfaatkan sebagai dana untuk rencana keuangan jangka panjang seperti halnya pendidikan, membangun rumah, atau persiapan dana pensiun.

Bedanya dengan investasi saham

Reksadana saham seringkali disamakan dengan investasi saham. Meski keduanya memang sama-sama menginvestasikan dananya ke saham, mereka sangat berbeda.

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, investasi reksadana dikelola oleh MI, sehingga kamu sebagai investor hanya perlu membeli produk reksadana saham yang kamu inginkan kemudian perhitungan, analisanya, dan keputusan akan dilakukan dan dibuat oleh MI.

Sementara, tidak ada MI pada investasi saham karena prosesnya dilakukan secara mandiri. Artinya kamu sebagai investor harus melakukan semuanya secara mandiri. Tentunya, reksadana saham merupakan pilihan yang tepat bagi investor yang baru mulai menjajaki dunia investasi karena risiko yang lebih minim dan tidak perlu membutuhkan banyak pengalaman dalam melakukan investasi. Modal yang dibutuhkan untuk melakukan investasi reksadana saham juga sangat terjangkau, mulai dari ratusan ribu rupiah saja, berbeda dengan investasi saham yang mengharuskan modal hingga jutaan untuk memulai.

Investasi reksadana saham dengan digibank by DBS

Investasi reksadana saham dapat dilakukan melalui smartphone saja. Cara investasi reksadana saham yang paling mudah dan efisien adalah dengan menggunakan mobile banking, yaitu aplikasi layanan perbankan online, seperti digibank by DBS karena fiturnya yang sangat lengkap layaknya sajian lengkap investasi ala rumah makan padang dan pastinya menarik buat kamu sebagai investor.

  • Daftar SID, jual, beli, dan switch semua di aplikasi

Sebelumnya, kebanyakan investor memang melakukan investasi melalui aplikasi khusus penyedia investasi reksadana. Namun tentunya ini akan memakan waktu karena aplikasi tersebut tidak terkoneksi dengan rekening sehingga kamu perlu melakukan top up saldo sebelum melakukan pembelian dan transfer kembali ke rekening setelah hasil penjualan produk tercairkan. Tentu cara ini kurang efisien.

Jika kamu melakukan investasi reksadana melalui digibank by DBS semuanya telah terkoneksi dengan rekening pendebetan. Ketika kamu melakukan pembelian produk, maka jumlah uang yang ada di rekening akan langsung terpotong. Sebaliknya, ketika kamu menjual produk, maka hasil dari penjualan tersebut akan masuk ke rekening secara otomatis. Tidak hanya jual dan beli, switch atau pengalihan dari satu produk ke produk lain tentunya juga bisa kamu lakukan melalui satu aplikasi saja.

Selain itu, pendaftaran nomor SID (Single Investor Identification) sebagai tanda bergabungnya seseorang secara resmi di pasar modal juga bisa dilakukan langsung melalui digibank by DBS hanya dengan beberapa langkah saja.

  • Pilihan lebih dari 50 produk reksadana

Tidak hanya reksadana saham saja, digibank by DBS juga menyediakan tiga jenis reksadana lainnya dengan pilihan lebih dari 50 produk reksadana. Dengan ini, kamu juga bisa melakukan diversifikasi atau memperbanyak investasi dengan jenis yang berbeda untuk mengurangi risiko.

  • Tiga pilihan reksadana berdasarkan kategori

Nah, kalau kamu bingung harus memilih produk reksadana yang mana, kamu bisa menggunakan fitur filter yang tersedia berdasarkan tiga kategori yaitu kinerja terbaik, terpopuler, dan scoring terbaik sehingga kamu bisa mendapatkan produk yang kamu inginkan dengan lebih mudah.

  • Mulai dari Rp 100 ribu

Tidak perlu tunggu waktu lama untuk memulai investasi reksadana karena melalui digibank by DBS kamu bisa mulai melakukan pembelian produk investasi reksadana dari Rp 100 ribu saja!

  • Pembelian berkala yang flexible

Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit. Kalimat tersebut memang sangat tepat untuk menggambarkan investasi. Dengan rutin melakukan pembelian produk, tentu aset yang kita miliki akan semakin banyak. Fitur pembelian berkala pada digibank by DBS tentunya siap membantumu sehingga investasi rutin akan semakin mudah untuk dijalankan.

Tunggu apa lagi? Segera download digibank by DBS dan mulai investasi reksadana saham sekarang juga!