Kontroversi gubernur Virginia terus bergulir, terkait dengan foto rasis yang  ada di buku tahunan sekolah kedokterannya. Rilisnya foto rasis miliknya tentu bergejolak di dunia politik Virginia dan membuat gubernur Ralph Northam mengalami kepanikan.

Ia bahkan meminta saran dari para penasihat utama Virginia, apakah sebaiknya ia mundur karena kebodohan yang sudah dilakukannya. Mengingat banyak tuntutan rakyat yang memaksa gubernur terbodoh, Ralph Northam, untuk mundur dari jabatannya sekarang. Namun sayang sekali belum ada tanda-tanda yang mengisyaratkan bahwa ia akan menyetujui. Bahkan ia menunjukkan keegoisannya dengan tetap berusaha menggenggam erat jabatannya sebagai gubernur.

Sejarah Konflik Bermotif Rasisme di Virginia

Rasisme di Virginia dan secara umum di Amerika Serikat berawal semenjak kepemimpinan Trump sebagai Presiden Amerika Serikat. Gejolak demi gejolak terus berlangsung antara nasionalis kulit putih dan pemrotesnya, bahkan sampai menelan korban dan merugikan masyarakat secara umum.

Gubernur Virginia sebelum Ralph Northam, Terry McAuliffe mengecam tindakan dari kelompok yang mendukung kulit putih. Ia mengatakan, sebaiknya mereka pulang, kehadiran pendukung supremasi kulit putih dan Nazi tidak diinginkan di Amerika karena ini adalah tindakan yang memalukan.

Direktur Liga-Anti Penistaan Pusat Anti Ekstremisme, Oren Segal, mengatakan bahwa sejumlah kelompok yang mendukung supremasi kulit putih termasuk Nazi dan faksi dari Ku Klux Klan mulai bermunculan dan unjuk gigi. Hal ini tentu membuat organisasi anti-rasisme menggelar sejumlah protes yang merugikan lokasi tersebut.

Oleh karena itu, munculnya foto rasis milik gubernur Ralph Northam mematik konflik antara mereka yang anti-rasisme dengan kelompok supremasi pro kulit putih. Hal ini tentu saja menimbulkan protes bukan hanya dari rakyatnya, tetapi dari berbagai politik senior juga menyerukan agar Ralph Northam segera turun dari jabatannya.

Politik Senior Menyerukan Ralph Northam Untuk Mengundurkan Diri

Desakan demi desakan tersampaikan, bahkan hampir semua pemimpin politik senior yang ada di Virginia, baik itu dari Partai Demokrat maupun Partai Republik mendukung penurunan Ralph Northam. Para kandidat presiden Partai Demokrat Amerika Serikat tahun 2020 juga mengatakan, Ralph Northam baru menjabat 13 bulan untuk empat tahun masa jabatan sehingga sebaiknya ia mengundurkan diri.

Namun gubernur terbodoh dengan kontroversi rasisnya menolak untuk mundur. Ia mengatakan kepada para penasihat bahwa ia memerlukan waktu lebih untuk membuat keputusan akan apa yang harus dilakukan. Apakah akan mengundurkan diri, atau sekedar melakukan upaya untuk memperbaiki reputasinya.

Sebenarnya tindakan Ralph Northam sangat memalukan, bukankah rasis adalah hal yang tidak beradap yang dilakukan oleh seseorang. Dan tidak sepantasnya seorang pemimpin nasional mempunyai riwayat rasisme.

Fakta Rasisme yang Dilakukan Gubernur Terbodoh di Virginia

Pada foto rasis yang beredar terdapat dua orang, satu memperlihatkan wajah hitam dan satunya lagi menggunakan kostum Ku Klux Klan berkerudung, yang mana identik dengan kelompok rasis. Foto ini muncul di halaman pribadi Ralph Northam, tepatnya di buku tahunan Sekolah Kedokteran Virginia Timur (1984). Awalnya ia secara langsung mengaku, bahwa dirinya adalah salah satu orang yang di foto tersebut. Namun pernyataan tersebut ia koreksi dan mengatakan bahwa ia bukan salah satu orang yang ada di foto tersebut. Ralph Northam mengakui ia hanya mengoleskan semir sepatu ke wajahnya untuk meniru Michael Jackson untuk keperluan kontes dansa. Sayangnya publik tidak mempercayainya dan foto tersebut pun tersebar secara luas.

Fakta berikutnya, dua senator Partai Demokrat dari Virginia yaitu Mark Warner dan Tim Kaine, yang merupakan mantan gubernur Virginia juga memintanya mundur. Jika Ralph Northam mundur, maka Letnan Gubernur Justin Fairfax akan diangkat untuk menggantikannya. Justin Fairfax adalah warga Amerika keturunan Afrika yang berkulit hitam, sehingga menjadikannya orang kulit hitam kedua yang menjadi gubernur.

Justin Fairfax juga mengatakan, saat ini banyak ketidakpastian. Namun dirinya siap jika ditunjuk dan mendapat mandat untuk menggantikan Ralph Northam menjadi gubernur.

Kesimpulan

Rasisme adalah penyakit sosial yang merugikan bagi individu maupun kelompok. Apapun alasan yang diberikan, tindakan rasisme tidak bisa dibenarkan. Karena dapat menyebabkan gangguan mental terhadap mereka kaum minoritas.

Pengelakan yang dilakukan oleh gubernur terbodoh Ralph Northam tentu saja tidak bisa membenarkan tindakannya. Buku tahunan kedokteran Virginia Timur adalah bukti bahwasannya Ralph Northam mempunyai hubungan baik dengan kelompok yang mendukung supremasi kulit putih. Selain itu politik senior dan kandidat Presiden Amerika juga menyerukan untuk Ralph Northam mengundurkan diri dari jabatannya. Namun sikap yang ditunjukkan oleh Ralph Northam tentu mengecewakan, karena ia tidak bersedia mundur dari jabatannya sebagai gubernur Virginia.

Peristiwa-peristiwa seperti ini memang tidak hanya kita temukan di Virginia atau Amerika Serikat. Hampir diseluruh dunia ada kasus rasisme. Oleh karena itu, marilah kita berantas segala hal yang berbau rasisme di sekitar kita. Mari hidup berdampingan secara damai, karena berkaca dari Virginia tidak sepatutnya suatu wilayah modern dipimpin oleh gubernur terbodoh seperti Ralph Northam.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *