Mengenali Jenis Asuransi Syariah Takaful

Media 0
Mengenali Jenis Asuransi Syariah Takaful

Asuransi adalah pilihan yang tepat bagi Anda yang ingin memiliki perlindungan finansial terhadap berbagai risiko yang mungkin terjadi di masa depan. Misalnya saat Anda jatuh sakit dan biaya pengobatan yang dibutuhkan tergolong tinggi, asuransi kesehatan syariah takaful bisa menjadi solusi yang tepat untuk menanggung biaya pengobatan.

Namun banyak yang masih mempertanyakan, apa sih asuransi syariah itu? Dan apakah bedanya dengan asuransi konvensional pada umumnya? Berikut ini adalah penjelasan lebih lengkapnya.

Asuransi Syariah sendiri sudah merupakan hal yang umum dan mengaplikasikan konsep syariat Islam dimana kemunculannya bermula sejak tahun 1994. Pada dasarnya, tidak ada perbedaan yang cukup signifikan antara asuransi berbasis syariah dengan asuransi konvensional, terutama dalam hal perlindungan yang diberikan. Kedua asuransi ini sama-sama memberi perlindungan dari sisi finansial saat Anda mengalami sebuah risiko, tergantung pada jenis polis asuransi yang dibeli.

Namun, seperti yang telah disebutkan sebelumnya, perbedaan mendasarnya terletak pada konsep yang digunakan. Asuransi ini akan menerapkan konsep syariah yang sesuai dengan aturan Islam pada semua proses kerjanya.

Ada beberapa konsep asuransi syariah yang perlu untuk diketahui, seperti adanya konsep sharing risk koperasi. Dengan adanya metode ini, nasabah akan memiliki kerja sama dengan nasabah lainnya dalam menanggung resiko. Perusahaan asuransi akan bertindak dalam pengelolaan dana asuransi kesehatan tersebut. Sistem asuransi ini juga mengaplikasikan sistem hibah atau Tabarru yang artinya dana yang terkumpul adalah juga milik nasabah syariah lainnya,

JIka nasabah asuransi tertentu belum pernah mengajukan klaim, maka pada saat berakhirnya masa pertanggungan asuransi, ada kebijakan pengembalian beserta syarat tertentu sesuai dengan ketetapan dari perusahaan penyedia asuransi. Hal lainnya yang perlu diperhatikan adalah adanya konsep nilai amal atau tolong menolong yang menjadi dasar untuk amal ibadah. Jadi pada saat nasabah membayar premi, tujuan utamanya adalah menjadikan pembayaran tersebut sebagai perwujudan amal agar nasabah selalu dalam kesehatan yang baik, dan tentunya saling tolong menolong.

Untuk memastikan proses berjalan sesuai yang seharusnya, semua kegiatan dalam asuransi ini akan diawasi oleh DPS (Dewan Pengawas Syariah). Anggota DPS berasal dari hasil rekomendasi DSN (Dewan Syariah Nasional) yang berada di bawah MUI (Majelis Ulama Indonesia). DPS tidak hanya wajib dibentuk pada semua perusahaan asuransi yang memiliki produk syariah, termasuk jika produk syariah tersebut dimiliki oleh perusahaan asuransi konvensional.

Hal yang akan diawasi oleh DPS antara lain:

  • Sistem manajemen
  • Produk yang dipasarkan
  • Pengelolaan dana
  • Kebijakan perusahaan terkait investasi

Mengapa Harus Memilih Asuransi Kesehatan Syariah?

Adanya pengawasan dari DPS akan membuat semua hal terkait asuransi syariah selalu berjalan sebagaimana mestinya. Sehingga untuk umat muslim yang merasa ragu dengan asuransi konvensional, akan merasa tenang menggunakan produk asuransi ini.

Selain itu, ada tiga hal penting yang membedakan dengan asuransi kesehatan biasa, yaitu:

  • tidak ada riba,
  • tidak memiliki unsur ketidakpastian atau gharar, dan
  • tidak ada unsur perjudian atau gimar.

Jadi, setelah mengetahui penjelasan mengenai asuransi syariah, apa Anda berminat untuk menggunakannya?

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *