Pajak Bumi dan Bangunan atau PBB ialah pungutan yang wajib kamu bayarkan apabila mempunyai bumi dan bangunan dan kamu mendapat manfaatnya. Termasuk ke dalam pajak daerah dan menjadi salah satu sumber pendapatan daerah. Besarnya pun berbeda-beda tergantung NJOP dari masing-masing daerah yang kamu tempati.

Bagi kamu yang berpendapatan besar mungkin tidak masalah akan berapa besar jumlah pajak yang harus kamu bayarkan. Tetapi tentunya berbeda dengan mereka yang berpenghasilan terbatas, tapi tempat tinggal mereka sudah berkembang menjadi kawasan elite. Yang mana regulasinya tentu tetap mengikuti aturan terbaru dan apabila kamu tidak bisa membayar pajak terpaksa aset harus dijual dan pindah ke daerah yang pajaknya mampu kamu bayar.

Kesenjangan inilah yang menurut Anies Baswedan menjadikan pajak kurang adil. Apalagi jika mereka yang tinggal di tempat tersebut punya kontribusi nyata terhadap Tanah Air. Oleh karena itu salah satu kebijakan yang ia buat saat itu ialah membebaskan PBB mereka yang punya kontribusi kepada negara. Diantaranya pensiunan ASN, pensiunan TNI dan Polri, pahlawan kemerdekaan, Guru, hingga Presiden dan Mantan Presiden.

Ketentuan Bebas Pajak PBB yang Dibuat Mantan Gubernur Anies Baswedan

Pembebasan pajak PBB untuk rumah tinggal sudah diresmikan oleh Mantan Gubernur Anies Baswedan sejak tahun 2022. Wacana ini memang sudah menjadi bahasan sejak tahun 2020 dan baru terimplementasi di tahun 2022. Dimana bagi rumah tinggal yang NJOP-nya dibawah Rp 2 miliar tidak perlu membayar pajak lagi.

Gagasan seperti ini merupakan yang pertama di Indonesia dan spektakulernya lagi sudah diberlakukan di Jakarta yang notabene-nya adalah kota metropolitan. Ada banyak alasan yang menjadikan Anies Baswedan meresmikan kebijakan ini, diantaranya:

  • Anies Baswedan menyatakan bahwa rumah tinggal adalah kebutuhan hidup manusia yang paling dasar. Entah pendapatan mereka besar atau kecil, mereka sudah pasti butuh rumah tinggal. Tapi ternyata tidak semua masyarakat mampu membayarnya, mengingat PBB terus menerus mengalami peningkatan.
  • Sebagai perwujudan dari sila Kemanusiaan yang adil dan beradab serta sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Dimana Anies Baswedan pada saat itu mewujudkannya dalam bentuk penggratisan pajak PBB untuk golongan tertentu.
  • Adanya keluarga pahlawan yang hampir terusir dari rumah tinggalnya. Dengan alasan Kawasan tempat tinggalnya sudah berubah menjadi elite, Kawasan mahal, dan pajaknya mengalami kenaikan. Tentunya peristiwa ini menunjukkan betapa tidak adilnya negeri ini dalam memanusiakan manusia. Padahal keluarga merekalah yang dulu berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.
  • Sebagai upaya yang dilakukan Anies untuk memulihkan ekonomi pedesaan dan perkotaan di tahun 2022.

Itulah beberapa alasan utama kenapa Anies Baswedan membuat kebijakan pembebasan pajak PBB untuk beberapa golongan. Meskipun disamping itu, hal ini juga merupakan upaya yang dilakukan Anies untuk menurunkan kepadatan penduduk yang ada di Jakarta.

Lalu, Apakah Kebijakan Bebas PBB akan Dibawa Anies Saat Jadi Presiden Nanti?

Pemilihan Presiden 2024 sudah sebentar lagi, kesuksesan Anies dalam membangun Jakarta menjadikannya kandidat kuat yang akan maju di Pilpres 2024. Termasuk inisiasinya dalam membebaskan PBB untuk beberapa golongan.

Andai kebijakan ini diterapkan Anies Baswedan pada daerah lain, tentu akan menjadi berita baik bukan hanya untuk mereka yang tinggal di Jakarta melainkan seluruh daerah di Indonesia. Hal ini bukannya tidak mungkin, melihat optimisme yang dipunyai Anies dalam memimpin selama ini. Dan adanya kebijakan pembebasan PBB untuk rakyat yang membutuhkan tentu akan sangat membantu perekonomian masyarakat. Serta memungkinkan mereka untuk tetap mempunyai tempat tinggal yang merupakan aset mereka sendiri.

Karena memang negara ini sudah mederka dan tidak lagi ada di zaman penjajahan dimana pemerintah menjadikan pajak sebagai sumber penghasilan utama negara atau daerah. Pembebasan pajak PBB untuk rumah tinggal adalah bentuk keadilan yang akan diperjuangkan oleh Anies Baswedan. Dan kita semua berharap tentunya keadilan tersebut bisa Anies wujudkan ke seluruh daerah di Indonesia.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *