Sasaran Dukungan UMKM Untuk Ekonomi Periode 2020-2024

Media 0
PaDi UMKM

Ketika Pandemi COVID-19 mulai menyebar di Indonesia, pertumbuhan dan eksistensi dari UMKM menjadi melamban bahkan terhambat cenderung mengalami penurunan pendapatan. Sebelum wabah ini datang, kontribusi UMKM terhadap ekspor di target 2020 adalah 18%. Ditahun 2024 pemerintah menargetkan jika UMKM bisa berkontribusi di pasar ekspor pada angka 30,2%.

Lewat IDXChannel.com (29/01/21), disampaikan jika dukungan untuk PDB nasional pada tahun 2020 ada pada angka 61%, kemudian nanti di tahun 2024 naik menjadi 65% optimal. Selanjutnya bagi perbandingan atau rasio kewirausahaan pada tahun 2020 menduduki angka 3,55% sedangkan target di 2024 pada angka 4%. Perencanaan pemulihan dan perlindungan UMKM dari terjadinya COVID-19 salah satunya yaitu untuk UMKM yang masuk dalam kategori miskin dan rentan terdampak virus corona akan masuk ke dalam daftar masyarakat yang akan mendapatkan dana bantuan sosial.

Namun dana tersebut akan lebih diberikan pada mereka yang berada pada garis UMKM ultra mikro, dimana penghasilan atau omset sudah menurun hingga tidak adanya respon pembelian sehingga usaha tersebut pun tidak bisa dipertahankan, nah kelompok tersebut akan dikelompokkkan pemerintah sebagai kelompok miskin baru yang di dorong oleh program perluasan bansos. Pemerintah sudah memiliki sistem jaminan sosial yang bagus seperti kartu Indonesia pintar, kemudian program kartu keluarga harapan, selanjutnya ada pula pemberian subsidi listrik yang disalurkan lewat uang elektronik atau keuangan inklusif (bank).

KBUMN juga menyediakan akses untuk berjualan dan mendapatkan pasar yang pasti dari BUMN sebagai pembeli hanya dengan mendaftar dan bergabung menjadi penjual di PaDi UMKM yang hadir pada agustus 2002 lalu. Harapan BUMN dapat membantu dan menguatkan perekonomian UMKM sebagai penopang negara. Daftar yang mudah serta kelengkapan dokumen yang memiliki sedikit syarat juga diutamakan agar UMKM tetap bersemangat dan memiliki keinginan tinggi untuk terus menggunakan platform digital inisiasi KBUMN dan BUMN lainnya ini.

Perlu kamu ketahui jika di PaDi UMKM sudah ada sistem pengadaan barang dan jasa BUMN, dimana difungsikan untuk penyebaran ilmu dan agar lebih memudahkan pertemuan berbagai UMKM baik yang sudah mendaftarkan diri maupun anda yang belum mendaftar. Hal ini juga akan mengajari mereka lebih terbiasa bertransaksi di dunia digital. Dengan pasar belanja yang pasti diharapkan UMKM akan lebih semangat untuk berdagang secara online di PaDi UMKM terutama untuk bertahan selama masa pandemi berlangsung.

Pasar Digital UMKM hasil inisiasi KBUMN dan BUMN lainnya ini dinilai sebagai platform digital yang akan membantu UMKM untuk dapat maju lebih cepat secara digital dan siap untuk go digital di era yang akan datang. Dengan adanya Gerakan Go digital dari pasar digital pengadaan barang dan jasa BUMN ini diharapkan ke depannya UMKM dapat semangat untuk berjualan secara online dan siap untuk merambah pasar global.

Pemerintah berupaya mendorong masyarakat untuk bangga mengkonsumsi buatan Indonesia, serta menjadikan UMKM terbiasa dengan pemasaran online. Program-program dimaksud selaras dengan himbauan Presiden untuk mendorong belanja barang dan jasa oleh BUMN guna menghindari resesi ekonomi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *